Cara Menampilkan Detail Konfigurasi IP di Windows Menggunakan Command Prompt (CMD)

Pelajari cara menampilkan detail konfigurasi IP di Windows menggunakan CMD lengkap dengan informasi IP Address, DNS, Gateway, dan DHCP.

Pelajari cara menampilkan detail konfigurasi IP di Windows menggunakan CMD lengkap dengan informasi IP Address, DNS, Gateway, dan DHCP.

Cara Menampilkan Detail Konfigurasi IP di Windows Menggunakan Command Prompt (CMD)

 

Image

Image

Image

Image

Persiapan

Sebelum menampilkan detail konfigurasi IP pada sistem operasi Windows, pastikan perangkat yang digunakan telah terhubung ke jaringan dan memiliki akses ke Command Prompt. Informasi konfigurasi IP sangat penting untuk proses troubleshooting jaringan, pengecekan koneksi internet, validasi DNS, serta memastikan perangkat mendapatkan alamat IP yang benar dari DHCP Server.

Konfigurasi IP sendiri merupakan kumpulan parameter jaringan yang memungkinkan komputer berkomunikasi dengan perangkat lain dalam jaringan lokal maupun internet. Informasi tersebut meliputi IPv4 Address, IPv6 Address, Subnet Mask, Default Gateway, DNS Server, DHCP Server, MAC Address, hingga Lease Time.

Contoh alamat IP:

74.125.200.121

Contoh alamat website:

www.hcid.digital

Alat yang Dibutuhkan

Pastikan beberapa kebutuhan berikut telah tersedia:

  • Komputer atau Laptop Windows

  • Hak akses pengguna Windows

  • Keyboard

  • Koneksi jaringan aktif (LAN atau Wi-Fi)

  • Adapter jaringan yang berfungsi dengan baik

Software Pendukung

Windows telah menyediakan seluruh tool yang diperlukan secara bawaan, antara lain:

  • Command Prompt (CMD)

  • Windows Terminal

  • PowerShell

Tidak diperlukan instalasi aplikasi tambahan untuk melihat konfigurasi IP.


Langkah-Langkah

Langkah 1 – Membuka Command Prompt

Untuk memulai, buka Command Prompt terlebih dahulu.

Tekan tombol:

Windows + R

Kemudian ketik:

cmd

Lalu tekan:

Enter

Jendela Command Prompt akan terbuka dan siap digunakan untuk menjalankan berbagai perintah jaringan.

Jika diperlukan hak akses lebih tinggi, jalankan CMD sebagai Administrator dengan cara:

  1. Klik Start.

  2. Ketik CMD.

  3. Klik kanan Command Prompt.

  4. Pilih Run as Administrator.


Langkah 2 – Menampilkan Informasi IP Dasar

Untuk melihat konfigurasi IP dasar, gunakan perintah berikut:

ipconfig

Contoh hasil:

Ethernet Adapter Ethernet:

IPv4 Address . . . . . . . . : 74.125.200.121
Subnet Mask . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . : 74.125.200.1

Perintah ini menampilkan informasi dasar mengenai koneksi jaringan yang sedang aktif.

ParameterFungsi
IPv4 AddressAlamat IP perangkat
Subnet MaskMenentukan segmen jaringan
Default GatewayJalur menuju internet

Memahami Informasi Dasar IP

IPv4 Address

Merupakan alamat unik yang digunakan perangkat untuk berkomunikasi dalam jaringan.

Contoh:

74.125.200.121

Subnet Mask

Menentukan bagian mana dari alamat IP yang menunjukkan jaringan dan host.

Contoh:

255.255.255.0

Default Gateway

Alamat perangkat router yang menjadi jalur keluar menuju internet.

Contoh:

74.125.200.1

Langkah 3 – Menampilkan Detail Konfigurasi Lengkap

Untuk memperoleh informasi jaringan yang lebih lengkap, gunakan perintah:

ipconfig /all

Contoh hasil:

Windows IP Configuration

Host Name . . . . . . . . . : PC-ITSUPPORT
Primary DNS Suffix . . . .  :
Node Type . . . . . . . . . : Hybrid
IP Routing Enabled . . . .  : No

Ethernet Adapter Ethernet

Description . . . . . . . . : Intel(R) Ethernet Adapter
Physical Address . . . . .  : 00-1A-2B-3C-4D-5E
DHCP Enabled . . . . . . .  : Yes
IPv4 Address . . . . . . .  : 74.125.200.121
Subnet Mask . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . : 74.125.200.1
DHCP Server . . . . . . . . : 74.125.200.10
DNS Servers . . . . . . . . : 8.8.8.8
Lease Obtained . . . . . .  : Monday, June 1, 2026
Lease Expires . . . . . . . : Tuesday, June 2, 2026

Penjelasan Informasi Tambahan

Host Name

Nama komputer yang digunakan dalam jaringan.

Contoh:

PC-ITSUPPORT

Physical Address

Alamat MAC dari adapter jaringan.

Contoh:

00-1A-2B-3C-4D-5E

DHCP Enabled

Menunjukkan apakah alamat IP diperoleh secara otomatis dari DHCP Server.

Nilai:

Yes

berarti IP diberikan secara otomatis.

DHCP Server

Server yang memberikan konfigurasi IP kepada perangkat.

Contoh:

74.125.200.10

DNS Server

Server yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

Contoh:

8.8.8.8

Lease Information

Menunjukkan waktu pemberian dan masa berlaku alamat IP dari DHCP Server.


Tips dan Trik

Menyimpan Hasil Konfigurasi ke File

Untuk kebutuhan dokumentasi atau pelaporan, hasil konfigurasi dapat disimpan ke file teks.

Gunakan:

ipconfig /all > konfigurasi-ip.txt

File akan tersimpan pada direktori aktif Command Prompt.


Menampilkan Konfigurasi Semua Adapter

Gunakan:

ipconfig /all

Windows akan menampilkan seluruh adapter yang tersedia seperti:

  • Ethernet

  • Wi-Fi

  • VPN

  • Virtual Adapter

Pastikan fokus pada adapter yang sedang aktif.


Membersihkan Cache DNS

Jika website seperti berikut tidak dapat diakses:

www.hcid.digital

Jalankan:

ipconfig /flushdns

Untuk membersihkan cache DNS yang tersimpan pada Windows.


Meminta IP Baru dari DHCP Server

Melepaskan IP saat ini:

ipconfig /release

Meminta IP baru:

ipconfig /renew

Perintah ini sering digunakan ketika perangkat gagal mendapatkan alamat IP yang valid.


Memeriksa Resolusi DNS

Gunakan:

nslookup www.hcid.digital

Contoh hasil:

Name: www.hcid.digital
Address: 74.125.200.121

Perintah ini membantu memastikan DNS bekerja dengan baik.


Kesalahan yang Harus Dihindari

Salah Membaca Adapter Jaringan

Windows sering menampilkan beberapa adapter sekaligus, misalnya:

  • Ethernet

  • Wi-Fi

  • VPN

  • Hyper-V Virtual Adapter

  • VMware Adapter

Pastikan hanya membaca adapter yang aktif digunakan.


Menganggap Semua IP Valid

Jika mendapatkan alamat seperti:

169.254.x.x

Biasanya perangkat gagal mendapatkan IP dari DHCP Server.

Kondisi ini sering disebabkan oleh:

  • Kabel jaringan terputus

  • DHCP Server tidak aktif

  • Gangguan jaringan


Mengabaikan DNS Server

Banyak kasus internet tidak dapat membuka website padahal koneksi jaringan aktif.

Penyebabnya sering berasal dari DNS yang tidak dapat melakukan resolusi domain.


Tidak Menjalankan CMD Sebagai Administrator

Beberapa perintah jaringan memerlukan hak akses Administrator agar dapat berjalan dengan sempurna.


Tidak Memeriksa Gateway

Gateway yang kosong atau salah konfigurasi dapat menyebabkan perangkat tidak dapat mengakses internet meskipun alamat IP terlihat normal.


Kesimpulan

Menampilkan detail konfigurasi IP menggunakan Command Prompt merupakan salah satu keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh teknisi IT Support dan administrator jaringan. Dengan memanfaatkan perintah ipconfig dan ipconfig /all, pengguna dapat melihat berbagai informasi penting seperti IP Address, Subnet Mask, Default Gateway, DNS Server, DHCP Server, hingga MAC Address perangkat.

Pemahaman terhadap hasil konfigurasi tersebut sangat membantu dalam proses troubleshooting jaringan, validasi koneksi internet, identifikasi konflik IP, serta dokumentasi infrastruktur jaringan. Dengan penggunaan CMD yang tepat, proses diagnosis dan penyelesaian masalah jaringan dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien.

Post a Comment