Materi Training Calon IT Support PT Fasya Pratama Solusindo
Disusun Oleh: Haikal
Posisi: IT Support
Materi training lengkap calon IT Support PT Fasya Pratama Solusindo meliputi jaringan, CCTV, troubleshooting, perangkat komputer, dan SOP kerja lapangan.
Pendahuluan
IT Support merupakan garda terdepan dalam menjaga operasional teknologi informasi perusahaan. Seorang IT Support tidak hanya dituntut memahami perangkat komputer dan jaringan, tetapi juga harus mampu melakukan troubleshooting, instalasi perangkat, dokumentasi pekerjaan, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pengguna.
Training ini dirancang untuk membekali calon IT Support PT Fasya Pratama Solusindo dengan pengetahuan dasar hingga praktik lapangan yang sering ditemui dalam pekerjaan sehari-hari.
Tujuan Training
Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami tugas dan tanggung jawab IT Support.
Menginstal dan mengkonfigurasi perangkat komputer.
Memahami dasar-dasar jaringan komputer.
Melakukan instalasi dan troubleshooting CCTV.
Menggunakan alat kerja IT dengan benar.
Membuat dokumentasi pekerjaan.
Melakukan troubleshooting secara sistematis.
Memahami standar keselamatan kerja di lapangan.
Profil IT Support PT Fasya Pratama Solusindo
Tugas Utama
Instalasi komputer dan laptop.
Instalasi jaringan LAN dan internet.
Instalasi dan maintenance CCTV.
Troubleshooting hardware dan software.
Monitoring perangkat IT.
Dokumentasi pekerjaan.
Support pengguna (User Support).
Sikap yang Harus Dimiliki
Disiplin.
Jujur.
Bertanggung jawab.
Komunikatif.
Cepat belajar.
Mampu bekerja dalam tim.
Berorientasi pada solusi.
Modul 1: Dasar-Dasar Komputer
Mengenal Hardware
Input Device
Keyboard
Mouse
Scanner
Output Device
Monitor
Printer
Speaker
Processing Device
Processor (CPU)
RAM
Motherboard
Storage Device
HDD
SSD
Flashdisk
Fungsi Komponen Komputer
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| CPU | Otak komputer |
| RAM | Penyimpanan sementara |
| HDD/SSD | Penyimpanan data |
| Motherboard | Penghubung seluruh komponen |
| Power Supply | Menyediakan daya listrik |
| VGA | Mengolah tampilan grafis |
Modul 2: Instalasi Sistem Operasi
Persiapan
Flashdisk bootable Windows.
Driver perangkat.
Backup data pengguna.
Langkah Instalasi Windows
Masuk BIOS.
Ubah Boot Priority.
Boot melalui Flashdisk.
Pilih Install Now.
Hapus partisi lama jika diperlukan.
Buat partisi baru.
Instal Windows.
Instal Driver.
Update Windows.
Aktivasi sistem.
Verifikasi
Pastikan:
Device Manager tidak terdapat tanda kuning.
Internet berfungsi.
Printer dapat digunakan.
Antivirus aktif.
Modul 3: Dasar Jaringan Komputer
Pengertian Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan perangkat yang saling terhubung untuk bertukar data.
Perangkat Jaringan
Modem
Router
Switch
Access Point
Kabel UTP
RJ45
Model Jaringan
LAN
Local Area Network
Contoh:
Jaringan dalam kantor.
WAN
Wide Area Network
Contoh:
Internet.
Alamat IP
IPv4
Contoh:
192.168.1.10
Komponen IP
IP:
192.168.1.10
Subnet:
255.255.255.0
Gateway:
192.168.1.1
DNS:
8.8.8.8
8.8.4.4
Kelas IP Address
| Kelas | Range |
|---|---|
| A | 1-126 |
| B | 128-191 |
| C | 192-223 |
Private IP
10.0.0.0/8
172.16.0.0 - 172.31.255.255
192.168.0.0/16
Loopback
127.0.0.1
Digunakan untuk menguji koneksi perangkat sendiri.
Modul 4: Command Jaringan Wajib
IPConfig
Melihat konfigurasi IP.
ipconfig
Detail lengkap:
ipconfig /all
Ping
Menguji koneksi jaringan.
ping 192.168.1.1
Ping Google DNS:
ping 8.8.8.8
Tracert
Mengetahui jalur koneksi.
tracert 8.8.8.8
NSLookup
Mengecek DNS.
nslookup google.com
ARP
Melihat perangkat yang pernah terhubung.
arp -a
Netstat
Melihat koneksi aktif.
netstat -ano
Praktik Troubleshooting Jaringan
Kasus 1
Internet tidak bisa digunakan.
Langkah Pemeriksaan
Cek kabel LAN.
Cek lampu port switch.
Cek IP.
Ping localhost.
ping 127.0.0.1
Ping IP sendiri.
Ping Gateway.
Ping DNS Google.
Ping domain.
ping google.com
Modul 5: Instalasi CCTV
Komponen CCTV
Kamera
DVR/NVR
Harddisk Surveillance
Kabel UTP
Konektor RJ45
PoE Switch
Power Supply
Jenis Kamera
Analog
Menggunakan DVR.
IP Camera
Menggunakan NVR.
Langkah Instalasi CCTV
Survey Lokasi
Perhatikan:
Titik pemasangan.
Jalur kabel.
Sumber listrik.
Jangkauan kamera.
Penarikan Kabel
Gunakan:
Pipa conduit.
Cable tie.
Label kabel.
Pemasangan Kamera
Pastikan:
Sudut kamera tepat.
Tidak menghadap cahaya langsung.
Ketinggian ideal.
Konfigurasi CCTV
Aktivasi Kamera
Contoh IP:
192.168.1.64
Konfigurasi NVR
Tambahkan kamera.
Masukkan:
IP Kamera
Username
Password
Modul 6: Crimping Kabel LAN
Urutan Kabel Straight
T568B
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Langkah Crimping
Kupas kabel.
Rapikan urutan warna.
Potong rata.
Masukkan RJ45.
Crimp menggunakan tang.
Test menggunakan LAN Tester.
Modul 7: Troubleshooting CCTV
Kamera Offline
Pemeriksaan:
Cek kabel.
Cek konektor.
Cek switch.
Cek IP.
Cek PoE.
Gambar Buram
Pemeriksaan:
Bersihkan lensa.
Fokus kamera.
Cek resolusi.
Harddisk Tidak Terbaca
Pemeriksaan:
SATA Power.
SATA Data.
Format HDD.
Status HDD pada DVR.
Modul 8: Dokumentasi Pekerjaan
Foto Sebelum Pekerjaan
Kondisi awal.
Posisi perangkat.
Foto Setelah Pekerjaan
Hasil instalasi.
Kabel rapi.
Tampilan perangkat.
Laporan Pekerjaan
Format:
Tanggal :
Lokasi :
Pekerjaan :
Kendala :
Solusi :
Status :
Teknisi :
Modul 9: Keselamatan Kerja (K3)
Wajib Menggunakan
Helm proyek.
Rompi safety.
Sepatu safety.
Sarung tangan.
Saat Bekerja di Ketinggian
Gunakan tangga standar.
Pastikan posisi stabil.
Jangan bekerja sendiri.
Simulasi Ujian IT Support
Teori
Apa fungsi gateway?
Apa fungsi DNS?
Apa fungsi switch?
Apa perbedaan DVR dan NVR?
Apa fungsi subnet mask?
Praktik
Soal 1
Buat kabel LAN straight dan lakukan testing.
Soal 2
Instalasi kamera IP pada NVR.
Soal 3
Konfigurasi IP statis:
IP : 192.168.1.100
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS : 8.8.8.8
Soal 4
Lakukan troubleshooting internet yang tidak dapat mengakses website.
Standar Penilaian Peserta
| Kriteria | Bobot |
|---|---|
| Teori Dasar IT | 20% |
| Jaringan | 25% |
| CCTV | 25% |
| Troubleshooting | 20% |
| Sikap Kerja | 10% |
Nilai Kelulusan
90 – 100 : Sangat Baik
80 – 89 : Baik
70 – 79 : Cukup
< 70 : Perlu Pembinaan
Kesimpulan
Seorang IT Support PT Fasya Pratama Solusindo harus memiliki kemampuan teknis yang kuat dalam bidang komputer, jaringan, CCTV, dan troubleshooting. Selain kemampuan teknis, sikap profesional, kemampuan komunikasi, dokumentasi pekerjaan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pekerjaan di lapangan. Materi training ini dapat digunakan sebagai dasar pembekalan calon teknisi sebelum diterjunkan ke proyek maupun pekerjaan operasional perusahaan.